About Me
- Dr. Drs. Allan Setyoko, M.Pd
- Jambi, Kota Jambi, Indonesia
Translate
Showing posts with label Koran. Show all posts
Showing posts with label Koran. Show all posts
Saturday, 10 June 2017
Tuesday, 16 May 2017
Tuesday, 21 February 2017
Thursday, 5 May 2016
Monday, 7 September 2015
Ijazah SD, SMP, SMA Belum keluar
http://jambi.tribunnews.com/epaper/index.php?hal=13
http://jambi.tribunnews.com/epaper/index.php?hal=16
Friday, 7 November 2014
Pungutan Ijazah
Allan Setyoko : Masyarakat Harus Peduli
Jumat, 7 November 2014 16:47 WIB
TRIBUNJAMBI.COM - Menurut pengamat pendidikan Jambi Allan Setyoko, pada undang-undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003 dinyatakan bahwa masyarakat berperan aktif untuk membantu penyelenggaraan pendidikan di sekolah agar bermutu. Hal itu juga dipertegas dalam Kepmendiknas nomor 44 tahun 2002 tentang dewan pendidikan dan komite sekolah.
Berbagai pungutan yang muncul di sekolah seharusnya berlandaskan dua hal tersebut. Sekolah tentu telah merencanakannya dan memutuskannya setelah diadakan rapat dengan orang tuasiswa.
Hanya saja sering kali undangan rapat yang diadakan sekolah, tidak banyak dihadiri orangtua siswa dengan berbagai alasan. Sehingga tidak banyak orangtua yang tahu dan mengerti terhadap pungutan yang sudah disepakati antara sekolah dan orangtua.
Selengkapnya...
Saturday, 31 May 2014
Melacurkan Ilmu
Jumat, 30 Mei 2014
http://jambi.tribunnews.com/2014/05/30/pengamat-pendidikan-melacurkan-ilmu
Allan Setyoko:
Pengamat Pendidikan : Melacurkan Ilmu
TRIBUNJAMBI.COM - Adanya praktik jual beli skripsi justru akan menurunkan intelektual seorang mahasiswa. Sehingga daya saing mereka akan jauh berkurang. Bukan hanya itu, dengan adanya praktik ini, malah membuat wawasan mahasiswa menjadi sempit.
Mahasiswa sekarang ini, seperti kesulitan untuk mencari pokok permasalahan yang bisa dijadikan bahan untuk penelitian. Mereka masih sulit untuk melihat antara kenyataan yang ada dengan harapan yang diinginkan. Kemungkinan analisis mahasiswa yang kini mulai melemah disebabkan sistem pembelajaran di tingkat dasar, sekolah menengah, dan menengah atas, yang masih menggunakan soal objektif. Dampaknya mereka hanya bisa memilih dari pilihan yang ada. Karenanya setelah dewasa mereka kurang bisa untuk memecahkan soal yang membutuhkan analisa, atau menganalisa sebuah persoalan yang ada.
Bukan sekadar itu, tetapi soal mental yang juga perlu jadi perhatian bersama. Agaknya revolusi mental perlu dilakukan untuk membuat generasi muda sekarang ini, punya mental yang tangguh, tidak mudah menyerah. Revolusi mental perlu diterapkan mulai pendidikan dasar.
Rakyat Indonesia kebanyakan, masih menunggu untuk dipaksa, baru mereka mau melakukan perubahan. Dan ini seperti dibudayakan turun-temurun.
Hal ini tentu berkaitan dengan mental. Sehingga, masalah mental ini perlu dikawal mulai dari kalangan bawah hingga kalangan atas. Kontrol lingkungan dalam pembentukan mental seseorang juga perlu diperhatikan. Bukan apa, faktor lingkungan, juga punya pengaruh yang besar terhadap perkembangan mental.
Dosen sebagai pendidik juga harus menyadari peranannya dalam pendidikan. Bila mereka melakukan jual beli skripsi, sama halnya mengajari mahasiswa untuk melakukan kejahatan. Karena yang dilakukan merupakan kejahatan yang terorganisir. Jual beli skripsi pada mahsiswa ini sama halnya melacurkan ilmu dan melacurkan mentalnya sebagai pendidik. Semestinya mereka malu untuk melakukan itu, dengan alasan apapun.
Penulisan karya ilmiah dimulai dari belajar penulisan skripsi. Bila menulis skripsi saja tidak bisa, tentu mereka akan sulit untuk membuat karya ilmiah. Saat ini, dalam penulisan karya ilmiah, Indonesia masih ketinggalan dari negara tetangga, misalnya Malaysia dan Singapura. Dalam satu tahun Singapura bisa membuat 70 lebih, Malaysia bisa 50 dalam setahun, sedangkan Indonesia hanya sepuluh dalam setahun.
Diharapkan, ada perguruan tinggi di Jambi yang berani tidak meluluskan mahasiswanya bila memang mereka tidak "layak" untuk diluluskan. Sikap tegas ini diharapkan bisa membentuk para generasi muda bangsa yang punya mental dan berkualitas. Selengkapnya...
Monday, 16 September 2013
Thursday, 22 August 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)




